Get Gifs at CodemySpace.com
Tampilkan postingan dengan label kota industri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kota industri. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Januari 2013

Ekspedisi Ibukota #2 : Sambutan Hangat Kota Industri (19012013)


Waktu menunjukkan pukul 03.30 WIB, mata yang terpejam pun membuka sedikit demi sedikit ketika teman-teman membangunkan tubuh ini. Ah, ternyata sudah hampir mendekati stasiun Bekasi. Semua barang-barang pun disiapkan dan dipastikan tidak ada yang tertinggal. Kurang lebih pukul 04.00 WIB kami sampai di stasiun Bekasi. Alhamdulillah tempat ini tidak mendapatkan musibah banjir, kami sangat bersyukur. Mushola pun menjadi tempat tujuan pertama kami, kebetulan Dik Thiara, neng geulis dari Tambun ini belum memperlihatkan kibaran jilbabnya, haiah! Hehe.. Sembari menunggu jemputan Dik Thiara, kami pun bersih-bersih muka sekaligus wudhu dan menunaikan shalat Shubuh. Setelah shalat Shubuh berjamaah, saya pun keluar dari mushola ingin menikmati udara pagi Kota Bekasi. Namun, ada sesuatu yang membuatku kaget. Dug!! Barang bawaan kami, tas-tas, juga koper yang berada di samping mushola tidak ada. Beberapa detik kemudian saya bisa bernafas lega karena barang-barang kami sudah dipindah di Dikat toilet. Usut punya usut, ternyata seorang Bapak Tua di depan mushola yang membawa sikat gigi itu, baru saja memarahi Ulva dan Fair yang sedang menunggu barang bawaan di saat kami sedang shalat. Bapak itu sungguh aneh, mengatakan Ulva dan Fair ngobrol di tempat ibadah, padahal mereka sedang tilawah. Hmmm,, ya sudah, tanpa banyak bicara mereka pun memindahkan barang-barang tersebut. Sepertinya Bapak Tua itu tidak 100%. Kemudian aku mengirim sms kepada Dik Thiara, ternyata dia sudah ada di depan stasiun. Kami pun keluar dari stasiun menuju tempat parkir mobil, kebetulan abinya Dik Thiara membawa mobil pribadi. Karena jumlah rombongan kami yang terlalu banyak, diputuskan bahwa kami dibagi menjadi dua kelompok. Saya, Mbak Erny, Aya, Atika, Ulva, Yunita ikut mobil abi, sedangkan  Dik Thiara, Fair, Mamel, dan Mbak Ari naik angkot.